Sejarah Revolusi Industri dari Revolusi Industri 1.0 hingga Revolusi Industri 4.0

revolusi industri 4.0 meliputi Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IOT), Unmanned Vehicles (UAV), Mobile Technology (5G), Shared Platform, Block Chain, Robotics dan Bio-Technology.

revolusi industri 4.0 meliputi Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IOT), Unmanned Vehicles (UAV), Mobile Technology (5G), Shared Platform, Block Chain, Robotics dan Bio-Technology.


Sejarah Revolusi Industri dari Revolusi Industri 1.0 hingga Revolusi Industri 4.0

apakah yang menjadi perbedaan antara revolusi industri 1.0 yang dimulai pada abad ke 18 dengan revolusi industri 4.0 hingga 5.0 yang mulai berlangsung saat ini di beberapa wilayah dunia?

Penemuan mesin uap pada abad ke 18 merupakan awal dimulainya revolusi industri. sebelumnya energi untuk proses industri menggunakan tenaga manusia maupun hewan,hal ini tentu membuat produktivitas sangat rendah karena keterbatasan tenaga.
Salah satu contoh revolusi industri 1.0 adalah penggunaan mesin uap yang ditemukan oleh james watt , pada perusahaan tenun yang ada di inggirs untuk menghasilkan produk tekstil.

Pada fase revolusi industri selanjutnya yaitu revolusi industri 2.0 dimulai pada tahun 1900-an dengan ditemukannya tenaga listrik dan telpon.
Kemajuan pada bidang manufaktur dan teknologi produksi memungkinkan pengadopsian secara luas dari teknologi yang sudah ada sebelumnya seperti sistem telegraf dan jaringan kereta api, gas dan air bersih, dan sistem pembuangan limbah, yang sebelumnya hanya terkonsentrasi di beberapa kota saja pada saat itu.
Revolusi Industri Kedua berlanjut ke abad ke-20 dengan elektrifikasi awal pabrik-pabrik dan lini produksi, dan berakhir pada awal Perang Dunia I.

Kemudian, di era revolusi industri ketiga atau 3.0, saat otomatisasi dilakukan pada tahun 1970 atau 1990-an hingga saat ini karena sebagian negara masih menerapkan industri ini, termasuk negara kita indonesia.

Kita saat ini sedang berada di revolusi industri 4.0 dan semakin berkembang pesat, beberapa hal mendasar di fase ini adalah Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IOT), Unmanned Vehicles (UAV), Mobile Technology (5G), Shared Platform, Block Chain, Robotics dan Bio-Technology.
Inti dari fase ini adalah berkurangnya sekat-sekat antara dunia fisik, digital, dan biologi.

Sebagaimana revolusi terdahulu, revolusi industri keempat berpotensi meningkatkan kualitas hidup masyarakat di seluruh dunia. Namun, kemajuan di bidang otomatisasi dan kecerdasan buatan telah menimbulkan kekhawatiran bahwa mesin-mesin suatu hari akan mengambil alih pekerjaan manusia. Selain itu, revolusi-revolusi sebelumnya masih dapat menghasilkan lapangan kerja baru untuk menggantikan pekerjaan yang diambilalih oleh mesin, sementara kali ini kemajuan kecerdasan buatan dan otomatisasi dapat menggantikan tenaga kerja manusia secara keseluruhan yang digantikan oleh teknologi dan robotik.
Tapi dalam kelangsungannya pada revolusi industri ini juga menghasilkan pekerjaan yang sebelumnya tidak pernah terfikirkan.

News

Comments are disabled.